Showing posts with label Edukasi safety riding. Show all posts
Showing posts with label Edukasi safety riding. Show all posts

Sunday, March 28, 2010

Persiapan sebelum berkendara safety riding tips

Duta safety riding bengkulu Blog Award kembali memberikan tips dan trik berkendara yang baik. Jika tips sebelumnya mengenaik teknik berkendara dengan baik, kali ini adalah persiapan sebelum berkendara. Sebelum berkendara ada baiknya mempersiapkan atau mengecek semua perlengkapa, melakukan pemanasan dan memastikan semua kondisi dalam keadaan baik. Hasil yang baik tentu diawali dengan persiapan yang baik bukan? Berikut tips safety riding persiapan berkendara:

  1. Pemanasan tubuh
    Dikarenakan pentingnya menjaga keseimbangan pada waktu mengendarai
    sepeda motor, maka pastikan tubuh dan mental dalam kondisi sehat dan
    siap untuk berkendara.

  2. Perlengkapan Berkendara
    Helm

    • Biasakanlah untuk selalu menggunakan helm pelindung ketika
      mengendarai sepeda motor , karena kepala merupakan bagian tubuh
      terpenting dari manusia.
    • Tali pengikat helm harus dipasang dan dikencangkan secara
      benar untuk mencegah helm terlepas ketika terjatuh.

    Sepatu

    • Gunakanlah sepatu, tidak dianjurkan menggunakan sandal atau
      bertelanjang kaki ketika mengendarai sepeda motor, karena ketika
      berhenti pengendara harus bertumpu pada kaki mereka untuk menjaga
      keseimbangan sehingga cenderung kehilangan kestabilannya yang
      memungkinkan terjadinya cidera.

    Pakaian

    • Gunakan jaket lengan panjang dan celana panjang yang pas dan
      nyaman di tubuh pengendara saat mengendarai sepeda motor (gunakan
      pakaian yang memang dirancang untuk keselamatan dan kenyamanan
      berkendara.

  3. Pengecekan Sepeda Motor
    Rem

    • Periksa rem depan dan belakang apakah berfungsi secara
      normal, khususnya rem depan karena lebih efektif dalam pengereman.
    • Peralatan yang digunakan untuk mengendalikan kecepatan dan
      menghentikan jalannya sepeda motor hanyalah rem.

    Ban

    • Periksa tekanan angin ban sesuai standard dan periksa
      keausan alur ban.
    • Ban yang aus dan tekanan angin yang tidak sesuai akan
      menyebabkan jarak pengereman semakin panjang dan pengendalian menjadi
      tidak stabil saat menikung.
    • Tekanan angin yang sesuai menghasilkan pemakaian bahan bakar
      yang ekonomis.

    Lampu-lampu

    • Pastikan lampu sein, lampu rem dan lampu depan berfungsi
      dengan baik.
    • Lampu sein dan lampu rem digunakan sebagai tanda bagi
      pengguna jalan yang lain untuk mengetahui tujuan anda, karena sepeda
      motor berbagi jalan dengan pengguna jalan umum seperti pengendara mobil,
      pengendara sepeda dan pejalan kaki.

    Kaca Spion

    • Sesuaikan posisi kaca spion dengan benar untuk mendapatkan
      pandangan yang lebih luas.
    • Adalah penting untuk melihat kaca spion dan mengecek
      langsung kondisi di sekitar pengendara.

  4. Postur Berkendara
    Untuk menjaga keseimbangan saat mengendarai sepeda motor, perhatikan
    “Tujuh Point Utama”
    postur berkendara Anda sebagai berikut:


    Mata

    • Melihat jauh ke depan (ke arah yang hendak dituju) agar
      jarak pandang menjadi lebih luas.

    Pundak

    • Santai atau rileks.

    Siku

    • Tangan sedikit menekuk dengan santai.

    Tangan

    • Memegang bagian tengah dari gas tangan dimana Anda dapat
      dengan mudah untuk mengoperasikan handle rem atau kopling dan saklar.

    Pinggul

    • Duduk pada posisi dimana Anda dapat dengan mudah
      mengoperasikan stang kemudi dan rem.

    Lutut

    • Secara ringan menekan tangki bahan bakar (tipe sport).

    Kaki

    • Letakkan bagian tengah telapak kaki Anda pada sandaran kaki,
      jari kaki menghadap ke depan, ibu jari kaki secara ringan berada di
      atas pedal rem dan pedal gigi.
Sumber: Honda

Teknik berkendara Safety Riding tips

Safety riding honda Bengkulu dalam rangka pemberikan edukasi pentingnya safety riding, membagikan tips-trik teknik berkendara dengan cara yang tepat untuk mengurangi resiko kecelakaan berkendara. Pemahaman tentang safety riding sangat dibutuhkan untuk memberikan edukasi bagi pengendara. Kecelakaan memang tidak bisa dihindarkan karena disebabkan oleh banyak faktor. Namun dengan pemahaman dan pelaksanaan safety riding yang tepat, angka kecelakaan dapat ditekan. Baca juga artikel Persiapan berkendara safety riding tips.

  1. Pengereman
    • Sangat penting untuk menggunakan rem depan dan belakang
      secara bersamaan.
    • Rem depan harus dioperasikan sedikit lebih kuat dari rem
      belakang, karena rem depan lebih efektif daripada rem belakang.

  2. Berada Di Jalur Kiri
    • Gunakan selalu jalur kiri dan hati-hati dengan kemunculan
      kendaraan yang datang mendadak dari arah yang berlawanan.
    • Jangan berkendara sepanjang sisi kanan jalan walaupun tidak
      ada kendaraan lain dari arah yang berlawanan. (berkendara di sebelah
      kanan jalan akan menyebabkan tabrakan yang dapat mengakibatkan luka yang
      serius atau kematian).

  3. Berpindah Jalur


    • Ketika Anda hendak berpindah jalur, sangat penting untuk
      memberi tanda ke arah yang Anda tuju bagi pengendara lain dengan
      menyalakan lampu sein 3 detik sebelumnya.
    • Pengendara harus memperhatikan kaca spion, terutama
      memeriksa kendaraan di belakangnya sebelum berpindah jalur.

  4. Melewati Persimpangan
    • Ketika belok ke kiri atau ke kanan dipersimpangan sangat
      penting untuk menyalakan lampu sein 30 meter sebelum mendekati
      persimpangan untuk memberikan tanda arah yang hendak Anda tuju kepada
      pengguna jalan yang lain.
    • Sebelum berpindah jalur, pastikan kondisi keamanan dan
      keadaan lalu-lintas di sekitar Anda (jangan hanya melihat kaca spion,
      karena kaca spion memiliki keterbatasan pandangan)

  5. Rintangan Di Jalan
    Batu, kerikil, tanah atau lumpur dan pasir
    • Batu, kerikil, tanah atau lumpur dan pasir membuat permukaan
      jalan sangat licin dan dapat menyebabkan sepeda motor tergelincir dan
      jatuh. Untuk menghindarinya, kurangi kecepatan sebelumnya (pada
      permukaan jalan yang baik), hindari belok terlalu patah dan pengereman
      terlalu keras saat melalui kondisi jalan seperti ini.
    • Waspadalah selalu untuk melihat permukaan jalan di depan
      Anda, karena ada beragam bentuk lubang di permukaan jalan dan perbedaan
      ketinggian pada bahu jalan.

    Lubang di jalan dan perbedaan ketinggian pada bahu jalan

    • Ketika berkendara di jalan, pengendara motor harus selalu
      hati-hati tidak hanya pada pengendara yang lain di sekitarnya, tetapi
      juga perilaku dari pejalan kaki dan hewan.

    Pejalan kaki yang menyeberang jalan

  6. Berkendara Dengan Satu Tangan
    Anda tidak dibenarkan mengendarai sepeda motor dengan satu tangan
    (mis: memegang payung untuk menghindari hujan atau sinar matahari),
    karena Anda dapat dengan mudah kehilangan keseimbangan.

  7. Berkendara Dalam Pengaruh Minuman atau Obat-obatan
    Kondisi tubuh dan mental yang tidak sehat karena pengaruh minuman
    beralkohol (mis: minuman keras) dan obat-obatan (mis: yang menimbulkan
    kantuk ataupun obat-obatan terlarang), dapat mengurangi konsentrasi dan
    reflek pada saat berkendara dan sangat berbahaya untuk keselamatan diri
    sendiri serta orang lain.

  8. Berkendara Pada Malam Hari
    Sinaran lampu khususnya lampu depan memiliki keterbatasan penyinaran
    pada malam hari, oleh sebab itu tingkatkan kewaspadaan saat berkendara
    di malam hari.

  9. Patuhi Rambu-rambu Lalu-lintas

    Rambu-rambu lalu lintas dibuat untuk memberikan panduan keselamatan
    bagi pengguna jalan dan jangan lupa untuk selalu membawa SIM dan STNK
    demi kenyamanan Anda berkendara.
Sumber: Honda